Pencinta yang Esa
Tuesday, 21 February 2017
kuasa si ibu
ibu...
terlihat peluhmu mengalir di pipi
bertarung nyawa
menyelamatkan anak mu
demi membawa daku melihat dunia
sedang dikau kesakitan..
tiada siapa yang mengerti..
hanya yang Berkuasa bersama mu...
ibu...
tika ku lahir.. dikau menangis..
tika ku sakit.. dikau menangis..
tika ku sedih ... dikau menangis..
dikau pengubat..
dikau penghibur..
dikau penenang...
ibu...
suara dodoianmu sungguh sayu..
dikau bukan penghibur..
dikau bukan seorang seniman..
tetapi dengan suara mu...
daku dapat melelapkan mata...
dapat terlena dalam dakapan mu...
sungguh menenangkan jiwa
itulah kenyataan kuasa si ibu...........
Subscribe to:
Comments (Atom)